ac air conditioner alami alkohol aloe vera aloevera apartemen asuransi badan bahan alami bahaya baik baju baju gamis bali banjarmasin banyakmakan bar baru batminton bayi belanja beli berabdan berbuat baik berpikir bisnis blibli borneo botol bekas bra buah buah naga budaya bulutangkis bunga busana cacingan cantik cara mengatasi cemilan darah daur ulang diet dietsehat dingin ekonomi fashion feses flu food gamis gangguan pencernaan gejala gemuk haid haji hamil hangat hitam hobi hotel hotel medan hunian ibu ibu hamil indonesia infeksi investasi jajanan jalan kaki jantung jepang jual jual beli jubah kalimantan kanker kebijakan kecantikan kelenjar getah bening kemangi kesehatan ketuyung khas khasiat kolestrol kontrakan kopi korea koreaselatan kulit kuning kuningan kurma kurmamuda kurus lakilaki lemak lemakdalamdarah liburan lidah buaya lipid madu makan makanan makanankhas makanansehat manfaat manusia masa kini medan menstruasi merawat mewah minum minuman mobil mungil murah musim muslim naga nasi nasi tumpeng nutrisi olahraga online online shop online shop indonesia optimis pagi pakaian pakaian dalam panjang umur paru-paru payudara pemilu pemutih pemutih pakaian pensiun penyakit perawatan perempuan permainan perut pms popok populer pramenstruasi pria prilaku properti putih raket rambut rambut kering rokok elektrik ruam rumah ruthob sakit sakura salad saladsayur sarapan sayuran sehat sepatu sewa shop situs susu tanda teh teknologi tempattinggal terbaru terkini terpercaya tips tour tradisional travel trik tubuh tumpengan tutorial umrah umum umur unik update usia vans vape vaping viral virus wanita wisata

Begini Cara Membedakan Bar, Lounge, Pub, Diskotik, dan Club

Begini Cara Membedakan Bar, Lounge, Pub, Diskotik, dan Club
Pernahkah kalian mendengar atau bahkan mengunjungi bar, lounge, pub, diskotik, atau club? Jika sudah, apakah Kalian bisa menyebutkan perbedaan kelima tempat ini? Beberapa dari Kalian mungkin masih berpendapat bahwa bar, lounge, pub, diskotik, atau club adalah beberapa tempat hiburan yang tak terlalu berbeda karena persamaannya yaitu tempat menjual atau menjajakan beberapa minuman beralkohol selain digunakan sebagai tempat hiburan malam, ajojing, bahkan ada beberapa bar di Jakarta untuk live music dan lain sebagainya. 

Namun ternyata kelima tempat ini mempunyai perbedaan yang sangat mendasar. Artikel kami kali ini akan merangkumnya untuk Kalian.

#Bar dan Lounge 

Untuk pembahasan pertama kita yaitu Bar dan Lounge. Beberapa orang saat ini masih menganggap bar dan lounge merupakan dua hal yang sama. Namun menurut Tata, seorang mantan pekerja di sebuah diskotik ternama di Jakarta, kedua tempat ini memiliki perbedaan dari cara penyajian minumannya hingga pengunjungnya. “Kebanyakan dari mereka salah dan menyamakan antara bar dan lounge. 

Bar lebih mirip seperti kafe, tetapi menjual minuman beralkohol. Biasanya para remaja dan kaum muda pergi ke bar hanya untuk nongkrong dan sebagainya,” ujar Tata. Menurut dia, tamu-tamu yang pernah berkunjung ke bar lebih berpakaian santai dan bisa bebas memesan minumannya sendiri kepada para bartender yang siap melayani. 

Berbeda halnya dengan bar, lounge biasanya berada di hotel berbintang lima. Konsep lounge lebih elegan, akan ada pelayan yang akan melayani pesanan makan dan minum tamu. Biasanya, lounge digunakan oleh para pekerja dan pebisnis untuk mengadakan pertemuan dan acara lainnya. “Makanya jika ke lounge itu biasanya tamu pakai bajunya yang rapi, berdkaliann, karena kan mau nunggu meeting  misalnya. 

Terus minuman yang dijual juga biasanya lebih mahal harganya,” lanjutnya. 

#Pub dan Diskotik 

Tak cuma bar dan lounge yang seringkali disamakan, pub dan diskotik juga terkadang dianggap dua tempat yang sama. Menurut Tata, tujuan tamu mengunjungi pub dan diskotik biasanya berbeda-beda. 
Di diskotik, tamu biasanya menghabiskan waktu malam untuk menikmati musik yang dimainkan oleh seorang Disc Jockey atau DJ sambil meminum beragam sajian minuman beralkohol. “Tapi jika di pub, biasanya itu komunitas yang datang, mereka berkumpul di situ. 

Harga minuman maupun makan di pub itu cenderung lebih murah dan enak untuk berkumpul dan berdiskusi,” kata Tata. Frans Tumbuan yang juga pengelola Jaya Pub, Ardianto Airlangga, menambahkan hal yang paling membedakan pub dan diskotik adalah keberadaan dance floor. 

“Jika diskotik itu kan orang biasanya ajojing, ada dance floor-nya di situ. Jika di pub kan adanya live music, jika memang musiknya asyik biasanya tamu itu lebih memilih berdansa atau berjoget di tempat duduknya,” kata dia. 

#Club

Menurut Tata, mayoritas orang juga masih menganggap club sama artinya dengan tempat disko atau diskotik. Padahal, menurutnya, club tidak hanya berisi diskotik. “Biasanya mereka 2 sampai 3 jualannya jadi satu. Jadi misal di club itu ada karaoke, cafe, lalu ada diskotiknya,”sebutnya. Menurutnya, konsep club memudahkan tamu untuk menbisakan semua kebutuhannya untuk menghabiskan malam.  

Tamu akan mengunjungi cafe di club tersebut untuk makan dari sore hari hingga malam, kemudian lebih malam lagi mereka akan berkunjung ke karaoke. Setelah lewat tengah malam, mereka akan menyambangi diskotik. “Jadi konsepnya itu ada paling tidak 3 layanan dalam satu bangunan begitu ya,” 

Kesimpulannya, bar, lounge, pub, diskotik, atau club bukanlah lima tempat yang sama konsepnya. Jadi jangan sampai kalian tertukar ya.

Pernahkah kalian mendengar atau bahkan mengunjungi bar, lounge, pub, diskotik, atau club? Jika sudah, apakah Kalian bisa menyebutkan perbedaan kelima tempat ini

Label:

Post a Comment

Silahkan Sobat berkomentar sebanyak-banyaknya dengan syarat :
1. Berkomentar sesuai dengan tema artikel
2. Jangan berkomentar SARA dan Porno
3. Jangan berkomentar menggunakan LINK AKTIF
Berkomentarlah dengan sopan karena komentar sobat tidak akan di moderasi.

[blogger][facebook]

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.