November 2019


Cara Menjadi Pasangan yang Baik Saat Perempuan Mengalami Menstruasi

Banyak wanita mengalami serangkaian gejala fisik dan emosional sebelum mereka menstruasi. Stres pramenstruasi ini, juga biasa dikenal sebagai PMS. Beberapa wanita mungkin merasa sangat marah pada pasangan mereka sehingga mereka ingin meninggalkan pasangannya.

Kebanyakan pria menghindari topik ini saat mempertimbangkan hubungan mereka. Luangkan waktu sejenak dan pikirkan tentang kamu sendiri; Apakah kamu lebih banyak berdebat saat dia sedang menstruasi atau PMS? Apakah kamu merasa frustrasi dan bingung dalam mencoba berhubungan dengannya?

Baca Juga : Seribu Manfaat Kurma Muda Bagi Kesehatan

Banyak pria berurusan dengan para wanita dalam kemarahan mereka setiap bulan. Kamu mungkin juga berjuang dengan seorang wanita yang mudah marah, kecemasan atau depresi, bahkan kram dan rasa sakit yang mengerikan. Banyak pria yang tutup mulut atau berpikir hal ini berlebihan. Bagaimana kita (laki-laki) dapat lebih memahami wanita yang sedang PMS dengan cara yang bermakna dan sehat?

Cobalah untuk tidak bercanda saat dia mengalami ketidaknyamanan PMS: Tidak apa-apa untuk membuatnya tertawa, tawa adalah obat yang bagus tetapi tidak bercanda tentang hal itu tetapi pahami bahwa itu memang siklusnya. Jangan menghakimi mereka tetapi cobalah mengerti.

Kenali siklus menstruasi pasangan adalah hal penting: Tanyakan pada nya tentang waktu siklusnya, (meski pun ketika dia sedang tidak menstruasi). Dengan mengetahui siklus menstruasinya, kamu bisa lebih sadar dan peka terhadap perubahan suasana hati dan ketidak nyamanan fisiknya.
Ketahui bahwa libidonya yang berubah: Saat pramenstruasi, tingkat hormon nya berubah. Lompatan hormon ini bisa berarti "dia tidak bersemangat untuk mu!"  Menariknya, mengalami orgasme dapat merupakan cara mengatasi nyeri haid yang berlebihan (kram menstruasi).

Jangan lari dari emosinya; Banyak wanita memilih untuk berjarak ketika menstruasi tetapi cobalah untuk mengambil isyarat darinya. Jika dia ingin kamu pergi, kemungkinan besar dia akan meminta tempat. Dia mungkin bertindak seolah dia tidak menginginkan mu di sana, tetapi ingat dia mungkin benar-benar menginginkan kehadiran mu.

Berusaha lah untuk lebih memahami apa yang dialami wanita Anda setiap bulan. Dengan memahami mengapa dia mengalami perubahan suasana hati, mengalami nyeri haid hari pertama dan bagaimana kamu mendukung wanitamu. Kamu dapat memper kuat hubungan melalui cara pendekatan ini.

Baca Juga : Tips Sehat Menurunkan Berat Badan



Popok memang barang yang tak bisa dipisah kan dari kehidupan bayi. Popok menjadi wadah untuk buang air kecil dan besar buat bayi. Namun, popok juga bisa membahaya kan kulit si kecil. Pemakaian popok yang tidak sesuai dengan kulit sensitif bayi bisa menimbulkan ruam kemerahan. Tenang, ruam bayi terbilang tak membahayakan dan bisa disembuhkan di rumah dengan penanganan tepat.

Ruam pada bayi berupa bercak kemerahan di area bokong, paha, atau alat kelamin. Kemunculan ruam juga biasanya disertai dengan gatal-gatal dan rasa tidak nyaman. Bayi juga akan bereaksi seperti hendak melepas popok nya saat ruam ini terjadi. Semakin banyak bercak merah di area yang tertutuppopok, semakin parah tingkatan ruam tersebut. Hubungi dokter jikaruam sudah menyebar kebeberapa tempat.

Berikut cara mengatasi ruam akibat popok bayi:

1.      Jaga Kebersihan Popok
Cuci tangan sebelum mengganti popok. Bakteri dan kuman yang menempel di tangan bisa berpindah ke kulit bayi jika tak dijaga dengan baik. Ganti popok 2-3 kali sehari untuk menjaga bayi tetap higienis.

2.      Pilih Popok  yang  Tidak Sempit
Popok untuk bayi ideal nya satuu kuran di atas ukuran normal. Hal ini untuk menjaga aliran udara di dalam popok tidak terhambat. Popok yang terus bergesekan dengan kulit bayi bisa menimbulkan ruam.

Baca Juga : Inilah 5 Gejala Jika Anak Terkena Cacingan

Oles kan krim popok ke area yang terinfeksi ruam. Krim popok juga bisa digunakan sebelum memakai kan popok untuk mengantisipasi munculnya ruam. Krim tersebut berguna untuk menjaga kelembapan kulit. Krim popok alias diaper cream menjadi solusi paling ampuh untuk menghilangkan ruam akibat popok bayi. Selain menjaga kelembapan, krim popok juga mensterilkan kulit bayi dari bakteri dan kuman yang menempel akibat urin dan feses. Krim tersebut juga aman buat kulit karena terdiri dari bahan-bahan yang alami dan minim zat kimia. Krim popok mudah ditemukan di toko-toko swalayan. Salah satu merk diaper cream yang paling banyak dicari adalah Sleek Baby. Mengandung hypoallergenic, Sleek Baby telah teruji tak membuat kulit bayi iritasi. Info selengkap nya tentang diaper cream Sleek Baby bisa dicek di sini: https://www.sleekbaby.co.id/products/detail/natural-antibacterial-diaper-cream.

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.