ac alami alkohol aloe vera aloevera apartemen asuransi badan bahan alami bahaya baik baju baju gamis bali banjarmasin banyakmakan baru batminton bayi belanja beli berabdan berbuat baik berpikir bisnis blibli borneo botol bekas buah buah naga budaya bulutangkis bunga busana cacingan cantik cara mengatasi cemilan darah daur ulang diet dietsehat dingin ekonomi fashion feses food gamis gangguan pencernaan gejala gemuk haid haji hamil hangat hobi hotel hotel medan hunian ibu ibu hamil indonesia infeksi investasi jajanan jalan kaki jantung jepang jual jual beli jubah kalimantan kanker kebijakan kecantikan kelenjar getah bening kemangi kesehatan ketuyung khas khasiat kolestrol kontrakan korea koreaselatan kulit kuning kuningan kurma kurmamuda kurus lakilaki lemak lemakdalamdarah liburan lidah buaya lipid madu makan makanan makanankhas makanansehat manfaat manusia masa kini medan menstruasi merawat mewah minum minuman mobil mungil murah musim muslim naga nasi nasi tumpeng nutrisi olahraga online online shop online shop indonesia optimis pagi pakaian panjang umur paru-paru pemilu pemutih pemutih pakaian pensiun penyakit perawatan perempuan permainan perut pms popok populer pramenstruasi pria prilaku properti putih raket rambut rambut kering rokok elektrik ruam rumah ruthob sakit sakura salad saladsayur sarapan sayuran sehat sepatu sewa shop situs susu tanda teh tempattinggal terbaru terkini terpercaya tips tour tradisional travel trik tubuh tumpengan tutorial umrah umum umur unik update usia vans vape vaping viral wanita wisata

Gurihnya Ketuyung, Kuliner Unik dari Kota Banjarmasin

Gurihnya Ketuyung, Kuliner Unik dari Kota Banjarmasin

Kota Banjarmasin merupakan kota yang banyak menyimpan kuliner unik, selain tentunya Soto Banjar dan Ketupat Kandangan yang sangat terkenal sebagai makanan khas nusantara. Salah satunya kuliner katuyung --salah satu hewan sejenis siput yang hidupnya di sungai. Orang Banjar atau pelancong yang kebetulan singgah di Kota Seribu Sungai kerap menyantap katuyung.

Di Banjarmasin, mencari katuyung tak terlalu sulit. kalian bisa mencecap katuyung di warung makan khas Banjarmasin di Jalan Sultan Adam, Jl Sutoyo S, dan sekitar Jalan Pekapuran Laut.
Katuyung biasanya dimakan dengan cara dikunyut (disedot dengan mulut) karena dagingnya berada di dalam. Kuliner ini disajikan dalam kondisi hangat dikombinasikan dengan sayur asem atau lalapan, disantap dengan nasi, bisa juga dimakan tanpa nasi. Direbusnya pun harus dua kali agar bisa menimbulkan cita rasa yang sedap dan kekenyalan dagingnya pas di lidah.

Seorang peramu kuliner katuyung adalah Irma Kurniati. Semangkuk sayur katuyung dijual seharga Rp 10 ribu, berisi 20 biji siput. Rasa dari katuyung ini memang nikmat tiada duanya.
Menurut Irma, penjual warung makan di Jalan Sultan Adam, dirinya memasak katuyung sebanyak dua panci besar selalu ludes diburu saban hari.

"Sehari dua panci besar, katuyung selalu habis terus, banyak pelanggan dari Jakarta dan Medan ketika ke Banjarmasin selalu singgah ke warung kami," kata Irma Kurniati. Ibu dua anak ini sudah berjualan aneka kuliner khusus Banjarmasin selama delapan tahun.

Menyantap sayur katuyung pun harus dikenyot. Sebab, biasanya katuyung disajikan dengan cangkangnya. Dagingnya di dalam harus dikeluarkan dengan cara dikenyot sebelum dimakan. Sayuran pendamping seperti bayam, kacang panjang, labu, jagung, dan kuahnya dari santan.
Rasanya gurih dan pastinya ada kesan tersendiri saat menyantapnya. Sebab, biasanya katuyung disajikan dengan cangkangnya. Dagingnya di dalam harus dikeluarkan dengan cara dikenyot sebelum dimakan.

Baca Juga : Banjarmasin Kota Seribu Sungai Menyimpan Seribu Makanan Khas Yang Perlu Anda Ketahui

Mencecap kuliner katuyung kerap disandingkan dengan sayuran lain, seperti bayam, kacang panjang, labu, jagung, dan kuahnya dari santan. Rasanya gurih dan pastinya ada kesan tersendiri saat menyantapnya. Untuk menjaga cita rasa dan tampilan kuah santannya agar tidak pecah, Irma menggunakan santan kental dan cair.

"Cara memasak katuyung harus direbus dua kali. Dimana rebusan pertama untuk mematangkan daging. Rebusan kedua memantapkan kekenyalan daging katuyung. Lalu pada rebusan kedua ini, diberi santan cair. Lalu ketika sudah hampir matang, masukkan santan kental supaya santan cairnya tidak pecah saat disajikan,” ujarnya.

Zainudin, salah satu pecinta kuliner, juga sangat memfavoritkan katuyung ini. Bahkan ketika menjamu koleganya dari luar daerah, mayoritas koleganya juga menyukainya. Selain gurih dan tekstur dagingnya lembut, kata dia, kuah sayuran menambah cita rasa segar.

“Ditambah cara makannya harus dikenyot atau disedot, dipadukan dengan sambal acan, ” kata Zainudin.

Kalian Penasaran mencoba ? yuk segera rasakan salah satu masakan ternikmat yang ada di Kalimantan Selatan ini. 



Menyantap sayur katuyung pun harus dikenyot. Sebab, biasanya katuyung disajikan dengan cangkangnya. Dagingnya di dalam harus dikeluarkan dengan cara dikenyot sebelum dimakan. Sayuran pendamping seperti bayam, kacang panjang, labu, jagung, dan kuahnya dari santan. Rasanya gurih dan pastinya ada kesan tersendiri saat menyantapnya. Sebab, biasanya katuyung disajikan dengan cangkangnya. Dagingnya di dalam harus dikeluarkan dengan cara dikenyot sebelum dimakan.

Post a Comment

Silahkan Sobat berkomentar sebanyak-banyaknya dengan syarat :
1. Berkomentar sesuai dengan tema artikel
2. Jangan berkomentar SARA dan Porno
3. Jangan berkomentar menggunakan LINK AKTIF
Berkomentarlah dengan sopan karena komentar sobat tidak akan di moderasi.

[blogger][facebook]

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.